BATURAJA – Perkembangan teknologi digital ternyata mampu melahirkan talenta-talenta hebat dari daerah. Jika selama ini dunia keamanan siber identik dengan sekolah besar di kota metropolitan, kini anggapan itu mulai terpatahkan setelah siswa SMKN 1 OKU berhasil mencuri perhatian di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Sekolah kejuruan yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu itu sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada cabang lomba cyber security.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim SMKN 1 OKU berhasil membawa pulang posisi juara ketiga tingkat provinsi. Prestasi itu menjadi bukti bahwa kemampuan siswa daerah dalam bidang teknologi informasi kini semakin berkembang dan mampu bersaing dengan sekolah unggulan lainnya.
Perjalanan menuju podium juara tidak diraih dengan mudah. Sebelum tampil di tingkat provinsi, dua siswa andalan SMKN 1 OKU, Abkori Hibatulah dan Cecen, terlebih dahulu keluar sebagai juara pertama pada tingkat Kabupaten OKU.
Keberhasilan mereka kemudian membawa nama sekolah melaju ke persaingan tingkat Sumatera Selatan yang mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.
Ajang LKS tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, bersama Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni. Kehadiran para pejabat daerah itu menunjukkan bahwa pendidikan vokasi kini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menghadapi era digital yang terus berkembang.
Di balik keberhasilan itu, ada proses latihan panjang yang dijalani para siswa. Mereka dibimbing secara intensif oleh guru pendamping, Dessy Dwi Antika, yang terus mengasah kemampuan peserta dalam mendeteksi ancaman digital, menguji keamanan sistem, hingga memperbaiki celah pertahanan siber.
Kepala SMKN 1 OKU, Lukman, mengaku bangga atas capaian yang diraih para siswanya. Menurut dia, prestasi tersebut lahir dari kerja keras siswa dan dukungan seluruh keluarga besar sekolah.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah kami. Anak-anak sudah bekerja keras dan membuktikan bahwa siswa daerah juga mampu bersaing di bidang teknologi,” ujarnya.
Lukman berharap keberhasilan tersebut bisa menjadi motivasi bagi siswa lain agar semakin percaya diri mengembangkan kemampuan di berbagai bidang keahlian.
Menurutnya, dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai teknologi digital, khususnya keamanan siber. Karena itu, sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik agar lulusan benar-benar siap menghadapi tantangan industri modern.
Prestasi SMKN 1 OKU ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda di Baturaja memiliki potensi besar untuk berkembang di bidang teknologi informasi. Dengan kemampuan yang terus diasah, bukan tidak mungkin siswa daerah nantinya mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.




