BATURAJA – Semangat pengabdian tak pernah padam di tengah keterbatasan. Itulah yang tergambar dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Ketua TP PKK OKU, Zwesty Karenia Teddy, menegaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran bukan alasan untuk berhenti bergerak. Ia memastikan PKK tetap hadir dan aktif di tengah masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat puncak peringatan HKG PKK ke-54 sekaligus Rapat Konsultasi (Rakon) PKK OKU tahun 2026 yang digelar di Gedung Kesenian Baturaja, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini mengusung tema besar tentang penguatan 10 Program Pokok PKK sebagai bagian dari langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, yang diwakili oleh Indra Susanto, bersama jajaran organisasi perangkat daerah serta para pengurus PKK.
Suasana penuh kebersamaan terasa saat prosesi pemotongan tumpeng dilakukan. Momen ini menjadi simbol kuatnya tekad dan komitmen PKK untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Zwesty Karenia Teddy menekankan bahwa peringatan HKG bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat peran PKK dalam membangun keluarga sejahtera.
“Efisiensi bukan halangan bagi kita untuk terus berkontribusi mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya tegas.
Ia juga mengungkapkan berbagai kegiatan nyata yang telah dijalankan PKK OKU. Mulai dari pembagian bantuan sosial, pasar murah, layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga upaya penanganan stunting yang terus digencarkan.
Sementara itu, Indra Susanto memberikan apresiasi atas peran aktif PKK selama ini. Ia menilai PKK menjadi garda terdepan dalam membina keluarga sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Menurutnya, kontribusi PKK sangat penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
“Teruslah berkarya dan memberi manfaat. PKK adalah ujung tombak dalam membangun keluarga yang sejahtera,” tegasnya. (red)




