Bupati OKU Turun Langsung Antarkan Air Bersih, Warga Bungur Indah Terbantu Hadapi Kemarau

admin

BATURAJA — Kemarau mulai membawa persoalan serius bagi sebagian warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Persediaan air dari sumur warga di sejumlah titik semakin berkurang, bahkan ada yang mulai mengering.

 

Kondisi itu salah satunya dirasakan masyarakat di kawasan Bungur Indah, RT 11 RW 05, Kelurahan Sukajadi. Di tengah kebutuhan air yang terus meningkat, bantuan datang langsung dari Pemerintah Kabupaten OKU.

 

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mendatangi kawasan tersebut pada Minggu sore, 16 Agustus 2026. Uniknya, orang nomor satu di Kabupaten OKU itu tidak datang dengan kendaraan dinas, melainkan mengendarai sepeda motor bersama rombongan.

 

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat kondisi warga. Bersama PDAM Tirta Raja, Bupati membawa satu tangki air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menopang aktivitas di Masjid Ar-Rahman Bungur Indah.

 

Bupati OKU Pilih Motor untuk Melihat Kondisi Warga

 

Perjalanan Teddy bersama rombongan dimulai dari kawasan Perumahan Guru. Dengan sepeda motor, mereka menyusuri sejumlah titik yang diketahui mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

 

Cara tersebut membuat rombongan dapat melihat secara lebih dekat kondisi lingkungan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

Teddy didampingi Asisten I Setda OKU Romson Fitri, Direktur PDAM Tirta Raja Berto, staf khusus serta sejumlah personel lainnya.

 

Setibanya di Bungur Indah, rombongan disambut Lurah Sukajadi Ahmad Basil, SE, Ketua Pengurus Masjid Ar-Rahman Bungur Indah Duan Sipni Rahmatullah, S.Pd, serta warga RT 11.

 

Bagi warga, kedatangan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah di saat kebutuhan air bersih semakin mendesak.

 

Sumur Warga Mulai Menipis, Air Masjid Ikut Terpakai

 

Lurah Sukajadi Ahmad Basil mengungkapkan, kemarau membuat sumber air rumah tangga warga semakin terbatas.

 

Sejumlah sumur yang selama ini menjadi andalan masyarakat mulai mengalami penurunan debit. Bahkan, beberapa sumur disebut sudah tidak lagi mampu menyediakan air seperti biasanya.

 

Karena itu, bantuan air bersih dari Pemkab OKU melalui PDAM Tirta Raja dinilai sangat membantu masyarakat.

 

“Bantuan air bersih dari Pemda OKU melalui PDAM Tirta Raja sangat berarti bagi warga,” kata Ahmad.

 

Ia juga mengapresiasi langkah Bupati OKU yang bersedia datang langsung ke tengah masyarakat untuk melihat persoalan tersebut.

 

Ahmad berharap bantuan air bersih dapat kembali disalurkan apabila musim kemarau masih berlangsung dan kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi.

 

Jamaah Masjid Ar-Rahman Ikut Merasakan Dampak Kekeringan

 

Persoalan air bersih ternyata tidak hanya dirasakan warga di rumah. Masjid Ar-Rahman Bungur Indah juga menghadapi kondisi serupa.

 

Ketua Pengurus Masjid Ar-Rahman Bungur Indah, Duan Sipni Rahmatullah, mengatakan persediaan air semakin sulit diperoleh sejak kemarau melanda.

 

Dalam kondisi tertentu, warga bahkan mengambil air dari fasilitas wudu masjid untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akibatnya, air yang tersimpan di tandon masjid dapat habis lebih cepat.

 

Di sisi lain, permukaan air sumur masjid terus menurun. Kondisi ini membuat pengurus harus menghadapi persoalan yang sama dengan masyarakat sekitar.

 

Kehadiran satu tangki air bersih dari Pemkab OKU pun disambut lega.

 

“Alhamdulillah kami terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini, terutama untuk keperluan masjid,” ujar Duan.

 

Menurutnya, pasokan tersebut bukan hanya membantu aktivitas ibadah, tetapi juga memberikan ruang bagi warga sekitar untuk mendapatkan air ketika persediaan rumah tangga mereka mulai menipis.

 

Bupati OKU Pastikan Bantuan Bisa Berlanjut

 

Teddy Meilwansyah mengatakan kunjungannya dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan air bersih.

 

Ia menjelaskan, perjalanan menggunakan sepeda motor sengaja dilakukan agar dirinya dapat melihat beberapa lokasi yang terdampak kekurangan air secara lebih dekat.

“Kami sengaja motoran untuk meninjau langsung warga Baturaja di beberapa titik yang sedang mengalami kesulitan air bersih sekaligus memberikan bantuan air bersih dari PDAM Tirta Raja,” ujarnya.

 

Menurut Teddy, satu tangki air yang disalurkan pada hari itu bukan berarti bantuan berhenti sampai di sana.

 

Pemerintah daerah bersama PDAM Tirta Raja akan kembali berupaya memasok air apabila persediaan warga kembali berkurang.

 

“Insyaallah nanti kalau kurang akan kita bantu lagi, termasuk ke kawasan lainnya,” kata Teddy.

 

Komitmen serupa disampaikan Direktur PDAM Tirta Raja Berto. Ia memastikan pihaknya siap membantu apabila kebutuhan masyarakat masih tinggi.

 

“Insyaallah kami tidak sebatas hari ini saja. Ke depan kalau masih membutuhkan, akan kami bantu lagi,” ujarnya.

 

Kunjungan Kedua Teddy ke Masjid Bungur Indah

 

Bantuan air bersih tersebut ternyata bukan satu-satunya perhatian Teddy Meilwansyah terhadap kawasan Bungur Indah.

 

Bagi pengurus Masjid Ar-Rahman, kedatangan Bupati OKU kali ini terasa istimewa karena merupakan kunjungan keduanya ke masjid tersebut.

 

Sebelumnya, Teddy pernah datang untuk melaksanakan salat Subuh pada Juni 2026.

 

Duan Sipni Rahmatullah mengatakan kehadiran langsung kepala daerah di kawasan RT 11 Bungur Indah menjadi pengalaman yang berkesan bagi masyarakat.

 

Ia bahkan menyebut Teddy sebagai Bupati OKU pertama yang datang langsung ke kawasan tersebut.

 

Bantuan Air Menjadi Harapan di Tengah Kemarau

 

Musim kemarau membuat masyarakat harus lebih bijak menggunakan air. Ketika sumber air semakin terbatas, bantuan satu tangki mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi warga yang sedang kesulitan, pasokan tersebut memiliki arti besar.

 

Air bersih dibutuhkan bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga. Masjid sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat juga membutuhkan ketersediaan air yang cukup setiap hari.

 

Bantuan Pemkab OKU melalui PDAM Tirta Raja akhirnya menjadi penyangga sementara bagi warga Bungur Indah menghadapi kondisi tersebut.

 

Lebih dari sekadar distribusi air, langkah ini menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah ketika kebutuhan dasar masyarakat mulai terganggu akibat perubahan kondisi lingkungan.

 

Bagi warga Bungur Indah, harapannya sederhana: sumber air kembali tersedia dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan normal. Namun selama kemarau masih berlangsung, perhatian dan bantuan berkelanjutan tetap menjadi hal yang sangat dibutuhkan.(red)

 

BACA  JUGA