TP PKK dan Dinkes Targetkan OKU Zero Stunting

admin

Baturaja, – Cegah stunting, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Dinas Kesehatan OKU bagikan 555 Kg Telur ayam beserta makanan tambahan kepada ratusan balita dan ibu hamil berisiko stunting. Telur itu dibagikan secara simbolis oleh Ketua TP PKK OKU Hj Zwesty Karenia Teddy dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 54 Tingkat PKK Kabupaten OKU ditaman Kota Baturaja pada Rabu (11/3/2026).

Pembagian telur itu merupakan langkah konkrit dari Pemkab OKU bersama TP PKK OKU dalam upaya pencegahan dan mewujudkan OKU zero stunting. Telur itu dibagikan kepada 185 balita terindikasi atau berisiko stunting di seluruh kecamatan di OKU. “bisa dikatakan untuk di OKU angka stunting sudah sangat sedikit, namun kita terus berupaya dan tidak ingin terlena agar kita bisa mencegah dan mewujudkan OKU zero stunting,” kata Ketua TP PKK OKU Hj Zwesty Karenia Teddy

Dikatakan wanita yang akrab disapa Reni ini, saat ini Pemkab OKU bersama TP PKK OKU terus berupaya memanage (mengatur) anak-anak yang terindikasi stunting sehingga tidak terjadi stunting. Salah satunya dengan memberikan asupan gizi yang cukup melalui pembagian telur, susu dan makanan tambahan kepada balita dan ibu hamil yang berisiko stunting. “Kita ingin tumbuh kembang anak-anak di OKU semuanya sehat dan berjalan dengan semestinya, termasuk juga ibu hamil yang kita harapkan melahirkan generasi penerus sehat dan terbebas dari stunting,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan OKU Deddy Wijaya S.Km., M.Kes didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Fitriyanti saat dibincangi disela-sela kegiatan mengatakan, Telur ayam itu dibagikan kepada 185 balita diseluruh kecamatan Kabupaten OKU yang terindikasi dan berisiko stunting, Setiap bulan per balita mendapatkan 1 Kg telur ayam yang didistribusikan oleh puskesmas setempat. Untuk hari ini kita berikan telur 3 Kg untuk 3 bulan dari awal januari hingga maret ini, tadi diserahkan langsung kepada perwakilan balita, selain telur mereka juga memberikan paket makanan tambahan seperti susu dan lainnya,” sebutnya.

Pemkab OKU terus berupaya maksimal melakukan pencegahan tejadinya stunting, Tahun ini ditargetkan capaian prevalensi stunting di OKU turun bahkan Zero Stunting. “Target kita pastinya OKU Zero Stunting,” tukasnya. (TIM)

Also Read

Tags